17. Lailiana Nuzulul R
Tuban, 27 Februari 2019
Untuk aku yang telah menjadi dewasa
Di mana pun berada
Salam J
Hai, kamu yang sedang membaca
suratku. Aku adalah kamu di masa lalu. Saat menulis surat ini, usiaku 12 tahun
dan aku duduk di SMP tepatnya di kelas 7C. Hari di saat aku menulis surat ini
adalah hari di saat aku mendapatk tugas dari guruku untuk membuat surat untuk
masa depan. Ya, untukmu Lia dewasa J
Hai Lia dewasa, apa kabarmu? Semoga
tetap dalam lindungan Allah. Selamat untuk usia yang membawamu mengenal masa
remajamu. Jangan lupa masa-masa saat semuanya bersorak ketika ulangan
dibatalkan, besok hari libur, ada tugas dan ulangan, tidak mengerjakan PR,
nongkrong di kantin, nyanyi-nyanyi saat jam kosong sampai-sampai guru di kelas
sebelah marah gara-gara nyanyinya terlalu lantang. Perlu kuingatkan padamu agar
tidak menjadi angkuh.
Hai, Lia dewasa, masa remajamu
bahagia. Jadi jangan pernah sakiti orang lain. Semua cinta telah kau dapatkan
baik itu dari ibu, ayah, maupun orang lain. Semoga engkau bersedia rendah hati
agar cinta selalu mengelilingimu.
Hai Lia dewasa, kau dulu memiliki
hobi bernyanyi, bersepeda dan juga bermain dengan teman-teman. Meskipun suka
bermain, kau berhasil memperoleh juara satu di MI dulu. Selain itu, kamu juga
bisa vollly ya ^^ walaupun tidak semua teknik kau kuasai.
Hai, aku sangat yakin saat membaca
surat ini kamu menjadi senyum-senyum sendiri atau ...bahkan meneteskan airmata
karena rindu masa-masa remajamu dulu. Itu memang tujuanku, supaya kamu
mengingat masa remajamu dulu.
Hai, Lia dewasa, ini surat pertama
yang kau buat untuk masa depan. Berakhir sampai sini dulu ya, tetapi harapan
dan doaku tidak berakhir sampai di sini. Tetaplah menjadi Lia yang suka
bercanda dan tidak mudah putus asa, sebab kita punya Tuhan yang Mahakuasa.
Sekian dulu surat dari Lia remaja,
salam sayang dan semoga bahagia selalu.
Dari Lia yang berumur 12 tahun
Komentar
Posting Komentar