Kepada sebuah nama yang selalu terjaga dalam rahim doa
Adakah cahaya di balik gemetar gigil doa?
Doa yang mendoakan dirinya sendiri,
Agar dapat terus mendoakan sebuah nama.
Adakah cahaya dalam rahim doa yang sepi?
Biarlah cahaya menerangi dirinya sendiri,
Sebab selamanya
Kedua matamu
tak akan pernah redup
Senyummu merangkum sabit di waktu fajar
Itu sebabnya doa-doa jatuh cinta padamu
Jemarinya menggenggam ribuan rahasia
Serupa jejak kaki yang kau tinggalkan
Kepada siapakah jejak-jejak akan bercerita?
Hanya kepada bisu ia membagi segalanya
Tapi doa selalu mendoakan dirinya sendiri
Untuk terus melafalkan sebuah nama
Lalu mengirimnya pada udara sore hari
Benarkah langit telah memberimu kedamaian?
Komentar
Posting Komentar