intro (3)

Kusaksikan redup melempar sauh pada purnama
Terang rembulan hilang di sayap malam
Sekuntum suara layu ditelan gulita,
Serak kehabisan usia
Acap kali waktu seterlambat ini
Untuk mengabarkan perihal hati
Mungkin ombak mengayuh dayung menjauh dari tepi
Dingin malam menjerang kesunyian yang abu,
Udara yang kaku dan malam yang tak kunjung reda
Jarum jam berdenting begitu pelan
Setelah tahun demi tahun menahan kita dalam bisu
Kerap kali waktu seterlambat ini
Untuk mengabarkan perihal hati


Februari, 2015

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Untuk Kalian

Kepada sebuah nama yang selalu terjaga dalam rahim doa